Cisco Dasar – Menghubungkan 2 PC

Selamat pagi, ๐Ÿ™‚

Pagi ini saya akan membagikan bagaimana cara untuk menyambungkan 2 perangkat PC pada Packet Tracert dan menambahkan ip pada setiap perangkat tersebut, sehingga perangkat dapat berkomunikasi satu sama lain. Berikut step-step yang harus dilakukan

1.Buatlah topologi seperti berikut

2-pc-pt

kemudian pilih device dengan klik pada pointer 1 dan lanjutkan dengan memilih peralatan dengan melakukan klik pada pointer 2, seperti pada gambar berikut :

pilih-device-pt

setelah point nomor 2 dipakai maka lakukan drag and drop pada gambar komputer yang ditunjukkan oleh point 2. Berikutnya pilih kabel yang akan digunakan untuk menyambungkan 2 peralatan / komputer yang sudah ada pada lembar kerja, dengan melakukan pemilihan pada point yang ditunjuk oleh nomor 2, dan kemudian dilanjutkan pada pemilihan kabel yang ditunjukkan pada point nomor 2 dan 3, seperti pada gambar berikut:

pilih-kabel-pt

Perbedaan pada point yang ditunjuk oleh nomor 2 dan 3 adalah, pada point yang ditunjuk oleh nomor 2, kita dapat memilih kabel secara spesifik dan menepatkannya pada port yang diinginkan pada peralatan / device yang kita pasang, namun jika kabel yang kita pilih salah penempatan, maka kabel akan di tolak, atau kabel akan terpasang namun peralatan / device tidak dapat berkomunikasi dengan baik / tidak dapat berkomnukasi.pada point yang di tunjuk oleh nomor 3, kita akan diberikan kabel yang sesuia secara otomatis dan akan ditempatkan pada port yang urutannya paling rendah misal ada port ethernet0 dan ethernet1, jika ethernet0 belum dipasang kabel maka tools yang ditunjuk oleh nomor 3 akan langsung memberikan kabel pada port ethernet0.

2. Langkah berikutnya adalah, memasukkan ip address yang berfungsi sebagai alamat yang digunakan untuk mengirim data, antar peralatan pada jaringan yang kita buat. Berikut cara memasukkan ip tersebut:

set-ip-1-pt

Pada gambar komputer lakukan klick hingga muncul gambar diatas selanjutnya pilih tab Desktop, kemudian pilih yang ditunjuk oleh panah nomor 1. Setelah muncul box berikutnya seperti gambar berikut.

ip-2-pt

Selanjutnya pilih pada IP Configuration pada Static, perbedaan pada button Static dan DHCP adalah, jika kita memilih static maka kita diwajibkan untuk mengisi sendiri Ip Address dan Subnet mask yang ada, dimana Ip Address tidak boleh sama dengan komputer / device lain yang berada pada satu jaringan yang sama, sedangkan DHCP dapt memberikan Ip Address dan Subnet Mask secara otomatis namun harus menggunakan server dan konfigurasi lebih lanjut yang akan di berikan pada post berkutnya jika sudah waktunya :). Berikan ip seperti pada gambar berikut :

ip-3-pt

Lakukan hal yang pada komputer berikutnya, namun INGAT Ip Address tidak boleh sama, namun harus masih satu network / jaringan, misalnya masukkan ip berikut 192.168.9.3 dengan Subnet Mask 255.255.255.0.

3. Pada tahap ini lakukan test pada jaringan yang kita bangun dengan melakukan test ping pada perangkat, dengan melakukan klik pada komputer sumber / asal yang akan digunakan untuk mengirimkan paket ping, kemudian pilih Command Prompt yang ditunjuk oleh pointer nomor 1.

ping-1-pt

Setelah dipilih maka akan muncul tampilan Command Prompt, berikutnya ketik perintah ping dan diikuti oleh ip address komputer tujuan seperti gambar berikut:

ping-pt

Jika pesan berhasil sampai maka keluar hasil dengan tulisan Reply from ip_tujuan_yang_tadi_diketik_setelah_ping .

Demikian tutorial sederhana ini, semoga bermanfaat ๐Ÿ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s